Tampilkan postingan dengan label Wisata Batu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Batu. Tampilkan semua postingan

Wonderful Natuna - Inilah ikon destinasi wisata Natuna yang memiliki panorama menakjubkan. Perpaduan antara dahsyatnya bongkahan batu megalith raksasa, goa bersejarah serta eksotika laut sekitar yang memesona. Penduduk setempat menamainya Batu Sindu.

Tapi banyak juga yang menyebutnya denan Bukit Senubing. Tak ada yang salah dari keduanya, karena yang sebenarnya batu sindu itu memang berada di perbukitan Senubing atau Tanjung Senubing.

Letak bukit ini berada di kawasan Kecamatan Bunguran Timur, berjarak hanya 3 kilometer dari Kota Ranai. Sangat mudah digapai.


Wonderful Natuna - Alif Stone Park adalah taman berbatu yang terletaknya persis di tepi pantai Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur. Sebuah contoh konkrit destinasi wisata yang memadukan unsur pantai berpasir, air yang jernih dengan hamparan batu megalith raksasa.

Pengelolanya memang telah melakukan sejumlah polesan atau penambahan struktural di sejumlah titik namun tak sedikitpun mengurangi keindahan tempat ini.

Apalagi, seluruh bebatuan yang berukuran besar, tetap dibiarkan teronggok di posisi awalnya, terhampar dari sisi daratan hingga menjorok ke arah pantainya.

Wonderful Natuna - Batu Sindu merupakan sebuah nama tempat yang berada dipantai timur Kota Ranai. Disana terdapat batu-batuan dengan berbagai bentuk dan ukuran. Apabila dilihat dari puncak menara suar bentuknya adalah berupa hamparan batu yang seperti tersusun harmonis dan sangat indah dipandang mata dari ketinggian. Jika dilihat dari arah laut terlihat beberapa bebatuan raksaya yang bertumpuk-tumpuk serta menyebar dibeberapa arah dan juga terdapat sebuah goa di sela-sela bebatuan tersebut. Keberadaan Batu Sindu juga tak luput dari Legenda yang diceritakan turun temurun.

Potensi
Bentang alam Batu Sindu sangat variatif mulai dari pantainya hingga perbukitan sekitar seratus meter lebih, batu-batuan yang tersebar merupakan bebatuan alam yang keras dan dapat dimanfaatkan sebagai materi campuran bahan bangunan bangunan sehingga bagi masyarakat sekitar batu-batuan alam tersebut diolah atau ketok dan di hancurkan berbentuk pecahan atau bongkahan batu dengan ukuran tertentu untuk dijual kepada toko material dan mendapatkan penghasilan yang cukup lumayan bagi menopang kehidupan mereka sehari-hari. Panorama alam yang indah merupakan potensi utama dari obyek yang dijadikan unggulan pariwisata ini sehingga setiap hari terutama hari libur warga Ranai dan pendatang bahkan wisatawan berdatangan ke lokasi ini. Kebanyakan hanya melihat lihat pemandangan laut dari atas bukit dan duduk-duduk sambil bercengkerama.

Permasalahan
Potensi alam yang indah tersebut belum didukung oleh beberapa fasilitas dasar yang memadai sebagai sebuah lokasi obyek wisata yang mengedepankan aktifitas melihat pemandangan indah. Fasilitas tersebut antara lain: adanya gardu pandang, ketersediaan makan minum atau kuliner, areal parkir ataupun alat dan sarana fotografi.

Stategi Pengembangan Obyek wisata Batu Sindu

Kebijakan
Pengembangan kepariwisatas sangat ditentukan oleh Komitmen Pemerintah Kabupaten Natuna dalam bentuk prioritas dalam perencanaan pembangunan tahun-tahun yang akan datang dengan lebih meningkatkan anggaran untuk pengembangan destinasi wisata dan pemasarannya dan konsolidasi perencanaan pembangunan di sektor pariwisata.

Atraksi
Membuat obyek wisata keindahan alam ini menjadi lebih menarik dengan mengeksplorasi otentisitasnya yang dilihat dari berbagai perspektif, baik pemandangan dari atas dataran tingginya untuk melihat kearah bawah yaitu hamparan bebatuan yang ada di bawah bukit dan lautan yang luas, maupun pemandangan dari arah laut ke atas perbukitan.

Amenitas
Amenitas yang dibutuhkan untuk pengembangan obyek wisata ini adalah dengan membangun sebuah atau beberapa gardu pandang agar keinginan pengunjung untuk menikmati keundahan alam yang lebih luas akan terpenuhi dengan berada diebuah tempat yang nyaman untuk beraktifitas fotografi atau duduk bersantai bersama teman-teman dan keluarga atau bisa juga untuk menyendiri mencari inspirasi. Selain itu fasilitas umum yang dapat dibangun antara lain ketersediaan air bersih, toilet, musholla dan tempat berjualan aneka makanan dan minuman yang dibutuhkan oleh pengunjung obyek wisata. Jika perlu dijual pula makanan khas daerah setempat dan oleh-oleh serta souvenir.

Aksesibilitas
Pembangunan sarana dan prasarana pendukung aksesibilitas seperti jalan menuju ke lokasi obyek wisata perlu dibenahi dan layak agar kendaraan pengunjung dapat mencapai lokasi yang diinginkan.

Aktifitas
Pada sebuah obyek dayatarik wisata harus ada aktifitas yang dilakukan oleh pengunjung yang bukan hanya melihat-lihat dan langsung pergi lagi. Aktifitas wisata yang dapat dilakukan di Bantu Sindu adalah antara lain, kegiatan fotografi pemandangan ala, fotografi modelling maupun pre wedding. Disamping itu juga dapat dilakukan kegiatan trekking dari atas kebawah perbukitan dan menelusuri bebatuan dan goa, aktifitas kayakin atau menaiki sampan kolek khas melayu untung menelusuri pantai disisi perbukitan batu sindu dengan rute dari batu kapal hingga senubing, juga kegiatan duduk santai untuk bercengkrama dan mencari inspirasi lukisan dan tulisan. Dipantai bawah batu sindu juga bisa dilakukan aktifitas berenang di air laut yang jernih berpadu dengan pantai pasir putih yang bersih. Di Lokasi Batu Sindu bisa saja diadakan event seperti lomba fotografi, aktifitas hiking bahkan trekking bagi wisatawan minat khusus.

Pengelolaan
Pengembangan obyek dan atraksi wisata di Batu Sindu perlu sentuhan tangan profesional dalam hal pengelolaannya, pemerintah daerah sebagai fasilitator untuk mempromosikan, menyediakan sarana dan prasarana dasar serta melakukan pembinaan dan kerjasama dengan pihak swasta ataupun masyarakat. Pengelolaan lebih baik diserahkan kepada profesional, tidak bisa hanya dilakukan sepintas atau sambil lalu saja, harus dengan perencanaan dan penganggaran yang matang agar bisa berjalan sukses dan maju sebagai sebuah destinasi wisata unggulan.

Partisipasi
Untuk mencapai keberhasilan sesuai dengan harapan diperlukan peran aktif dari masyarakat yang ada dilingkungan obyek wisata ini untuk menjaga dan melestarikan keberadaan dan vegetasi alam yang terdapat di kawasan wisata Batu Sindu. Peran aktif lain adalah dengan melakukan peningkatan pendapatan anggota masyarakat yang dapat dilakukan seperti berjualan makanan dan minuman bahkan oleh-oleh daan souvenir, penyediaan jasa fotografi, usaha transportasi, maupun sebagai tour guide yang memberikan informasi seputar pariwisata atau legenda di Batu Sindu tersebut.

Ini dia koleksi foto Batu Sindu:











Wonderful Natuna - Natuna merupakan pulau yang berada di paling luar di antara sekitar 17 ribu gugusan pulau di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Untuk mencapai Pulau Natuna dibutuhkan sekitar 2 jam dengan pesawat udara dari Batam.

Natuna memiliki alam yang menawan, khususnya pantai. Sepanjang pantai di Pulau Natuna sangat bersih dan menarik. Taman batu menjadi obyek andalan untuk berwisata di Pulau Natuna. Bebatuan raksasa sebesar rumah banyak menghiasi sejumlah bibir pantai di Natuna.

Alif Stone Park misalnya, adalah salah satu taman batu pinggiran pantai di Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Natuna. Tentu taman ini berbeda dengan taman bunga seperti Royal Botanic di Inggris. Yang terlihat adalah gumpalan bebatuan raksasa yang diameternya sangat besar bergelimpangan dimana-mana

Taman di Natuna berisi bongkahan batu-batu raksasa purba atau megalitik yang tidak diketahui asal muasalnya. Sungguh misteri keberadaan batu-batu purba ini. Yang menakjubkan bebatuan jumlahnya sangat banyak, yang tersebar di pinggiran pantai di Natuna.

Selain wisata pantai Natuna juga memiliki dunia bawah air yang menawan. Sejumlah tempat yang memiliki keindahan bawah laut berada di Gugusan Pulau Tujuh terdiri dari gugusan kepulauan Anambas, Natuna di utara dan Tambelan di Selatan. Lokasi penyelaman di Anambas yaitu: Tokong Layar, Pulau, Penjalin, Damar Pinnacle, Karang Katoaka, Malang Biru, Seven, Skies, Pulau Tiga, Selat Lampa, Pulau Senuar (Senoa), Pulau, Sekatung, Kelarik, Pantai Cemaga.

Jika hendak berkujung ke Natuna, maka, Anda harus benar-benar merencanakan dengan matang. Mengingat penerbangan dari Batam menuju Natuna masih sangat jarang (hanya beberapa kali dali seminggu).

Ini tentu membutuhkan perhitungan yang matang. Belum lagi masalah cuaca sering kali menjadi kendalan dalam penerbangan. Pada saat musim penghujan misalnya, keberangkatan pesawat dari Natuna bisa tertunda, bahkan dibatalkan.

Sebagian warga kelas menengah ke atas Natuna biasanya memanfaatkan liburan akhir pekannya ke Batam, Tanjung Pinang dan Singapura. Sehingga tak heran jika pada hari Jumat, Sabtu penerbangan dari pelabuhan udara Ranai dipenuhi warga Natuna yang hendak berliburan ke luar Natuna. Sering kali pada libuaran akhir pekan tiket habis terjual untuk penerbangan dari Natuna.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Natuna memang lebih disarankan untuk menyewa sepeda motor dibandingkan dengan menaiki minibus. Tarif sewa motor yang cukup terjangkau, yaitu berkisar 50.000 s/d 70.000 per hari, memang terbilang cukup hemat karena bisa menentukan sendiri tempat yang akan dituju tanpa harus mengikuti aturan rute seperti menaiki minibus.

Banyak penginapan yang tersebar disetiap sudut Kota Ranai. Walau belum memiliki hotel berbintang, namun fasilitas yang tersedia sudah memenuhi standar sebuah penginapan. Sebagian besar penginapan disini merupakan bangunan kayu yang bertingkat dua.

Jika dilihat dari luar, bentuk bangunan tersebut terkesan mungil. Standar tarif penginapan berkisar antara 50.000 hingga 200.000 per malamnya. Namun ada juga penginapan yang menyerupai rumah kos dengan fasilitas spring bed yang dipatok dengan harga 25.000 per malam.

Inilah sebagian kecil pemandangan batu yang banyak menjulang dan menghiasi pulau-pulau di Natuna.









Indah bukan sobat? Minat ke Natuna?